99 Tahun, Bin Hasan Jemaah Haji Tertua Sultra

oleh -123 views

Foto: Kemenag Sultra

Kendari – Jemaah haji tertua asal Sulawesi Tenggara (Sultra) musim haji 1440 H/2019 M, Bin Hasan, asal Kloter 24 UPG masih terlihat sehat dan kuat ketika hadir memenuhi undangan Kakanwil di Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra, Kamis (11/7).

Didampingi salah seorang anaknya, jemaah haji yang bermukim di Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, mengutarakan kisah hidupnya dan mulai mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji tahun 2014 silam di Kota Kendari.

Kaongke-Ongkea Kopi Robusta

Dihadapan Kakanwil, Bin Hasan mengisahkan perjalanan hidupnya sejak pendudukan Belanda, tentara Jepang dan Kahar Musakkar serta pengabdiannya terhadap daerah sejak kemerdekaan Indonesia sampai tahun 90an.

Baca juga: Ini Martina, Jemaah Haji Termuda Sultra

Bin Hasan memutuskan mendaftar haji dengan mengumpulkan penghasilannya dari bertani dan beternak dan tahun ini niatannya memenuhi rukun Islam dapat terpenuhi, sebagai calon jemaah haji musim haji 1440 H/2019 M.

Ketika ditanya apakah mahram ikut serta, Kakek dengan lima anak ini mengatakan dirinya berangkat tanpa ditemani mahram, namun begitu besar harapan dirinya bisa bersama pasangan hidupnya menginjakkan kaki di tanah haram.

Menanggapi hal tersebut, Kakanwil Kemenag Sultra, H. Abdul Kadir, yang sengaja mengundang Bin Hasan di ruang kerjanya menjelaskan meskipun jemaah tertua Sultra kali ini tidak membawa mahram, namun dirinya meyakinkan bahwa pemerintah memberikan jaminan kepada jemaah haji untuk beribadah.

“Undang-undang kita mengamanahkan kepada penyelenggara untuk melakukan bimbingan, meningkatkan kualitas layanan termasuk didalamnya menyampaikan informasi yang akurat, kelengkapan administrasi serta memberikan perlindungan kepada seluruh jemaah,” ungkap Abdul Kadir, dikutip dari laman Kemenag Sultra, Minggu (14/7/2019).

Tanpa ada pihak keluarga yang mendampingi pun, lanjut Kakanwil, sudah menjadi kewajiban petugas haji Indonesia untuk terus mendampingi jemaah haji, apalagi yang memerlukan perhatian khusus seperti ini.

Dikesempatan tersebut, Kakanwil pun memberikan apresiasi dan semangat kepada Bin Hasan yang tak lama lagi mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji sembari mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatan dan mengatur pola makan, serta istirahat yang cukup. Termasuk terus berfikir positif dan berdoa semoga diberi kalancaran dalam beribadah dan pulang ke tanah air dalam kondisi sehat wal afiat.

Rencananya Bin Hasan bersama jemaah haji yang tergabung dalam kloter 24 UPG akan diterbangkan dari Kota Kendari melalui Bandara Halu Oleo menuju Embarkasi Makassar dan akan diterbangkan menuju Jeddah Arab Saudi pada 24 Juli 2019.

bni/bni