Asrun Nilai, Sindiran Nur Alam Terkait Balihonya Adalah Keliru

Sultra Raya219 views

KENDARI, PORTALSULTRA.COM – Sindiran Gubernur Sultra Nur Alam, terhadap baliho Asrun yang bertuliskan “Sukses Membangun Tanpa mengutang” ditanggapi santai Walikota Kendari.

Asrun mengaku apa yang dituliskan dibalihonya adalah fakta, sehingga Nur Alam telah keliru memberikan penilaian. Kata Asrun, apa yang ia sampaikan itu bukan hoax, akan tetapi itulah yang dilakukannya dalam membangun di kota Kendari.

“Jadi kalau ada orang yang berpikir bahwa, tidak bisa membangun tanpa berutang, saya kira itu pemikiran keliru,”terangnya, Senin (20/3/2017).

Asrun menyampaikan, yang paling ideal itu, dalam membangun jangan berutang. Apalagi, tambah Asrun, kalau ada uang baru dipakai untuk hal-hal yang bukan kepentingan publik atau yang tidak bermanfaat.

Dikatakannya,  selama ini, dalam membangun Kota Kendari Asrun menggunakan Hasil PAD, DAK, maupun reward dari pemerintah pusat atas prestasi yang diraih oleh Kota Kendari.

“Salah satu trik kita untuk tidak mengutang, yakni membangun dengan cara fokus. Dalam membangun itu, mengoptimalkan uang yang ada setelah tidak cukup uangnya ya kita buatkan lagi kontrak multi years. Pasar Sentral Kota, Pasar Baru Jembatan Kuning JalaA auto Ring Road, jalan jalan lainnya, terminal, rumah sakit dan lainnya itu tidak ada utang,” ujarnya.

Masalah pinjaman yang disinggung Nur Alam, Asrun mengungkapkan bahwa awalnya dirinya pernah mencoba meminjam sejumlah uang untuk melakukan pembangunan. Tetapi, kata Asrun, setelah dilihat badan ditelusuri itu tidak menguntungkan daerah ini, karena banyak sekali bunganya, sehingga tidak jadi.

Asrun juga mengatakan, bahkan diera kepemimpinannya utang-utang yang dikepemimpinan sebelumnya telah dilunasi olehnya. Misalnya PDAM, kata Asrun, utang PDAM itu sudah berlarut-larut. Bahkan masih jaman Alala, saat dirinya menjabat Walikota utang PDAM sudah sekira Rp 40 M, dan itu hutang yang berbunga-bunga sampai Rp 60 M.

Penulis : Hermawan Lambotoe

Komentar