BLUD RS Konawe Terima Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima

oleh -288 views

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (tengah) usai menerima Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima untuk BLUD RS Konawe. Foto: Istimewa.

Kendari – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit (RS) Konawe menerima Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Penyerahan berlangsung di Kantor KARS, Kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).

Sertifikat tersebut diserahkan Dr. dr. Sutoto selaku Ketua eksekutif KARS dan diterima langsung oleh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa.

“Saya serahkan sertifikat akreditasi paripurna bintang lima untuk BLUD RS Konawe. Selamat ya pak Bupati,” kata Sutoto saat menyerahkan.

Sementara itu, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengaku bangga atas pencapaian BLUD RS Konawe. Ia berjanji akan meningkatkan pelayanan di BLUD RS Konawe.

“Sebagai bupati saya sangat bangga. Saya berjanji akan meningkatkan pelayanan di BLUD Konawe,” katanya.

Politisi PAN ini juga berjanji akan meningkatkan dan menambah fasilitas dokter, sebab akan ada tambahan alat hemodialisa atau cuci darah dan CT scan.

“Kita butuhkan dokter ahli, tidak ada lagi orang Konawe sakit ke Makassar apabila sudah ada dokter ahli ini. Kita akan tambah semua,” ujarnya.

Dirut BLUD RS Konawe, dr Agus Lahida mengaku bersyukur atas pencapaian prestasi ini. Menurut dia, prestasi tersebut tidak akan terwujud bila bukan bantuan dari Bupati dan Wakil Bupati Konawe.

“Alhamdulillah kita Paripurna Bintang lima ya, ini prestasi yang luar biasa. Ini adalah bagian dari dukungan Bupati Konawe dan Wakil Bupati serta jajarannya,” kata dr Agus.

Pria berkacamata ini juga menilai, pencapaian prestasi tersebut berkat dukungan tim akreditasi yang bekerja luar biasa dan dukungan tenaga dokter spesialis serta masyarakat yang terlibat langsung.

“Masyarakat misalnya tidak merokok lagi di RS, tidak membuang sampah sembarang. Dan masyarakat melakukan semuanya, mereka membantu. Jadi di RS itu bukan merubah RS saja tetapi merubah kebiasan dan sikap masyarakat,” tukas dia.

bni/bni