Gelar Aksi 161 Bela Rakyat, Ini 6 Poin Tuntutan Kammi Sultra

oleh -0 views

KENDARI,PORTALSULTRA.COM – Keluarga Besar Kesatuan Aksi Mahasiwa Muslim (KAMMI) Daerah Sultra hari ini (16/1) menggelar aksi 161 Bela Rakyat yang menuntut beberapa kebijakan yang diambil oleh pemerintahan  Jokowi-JK.

Dalam orasinya, Ketua DKP Kammi Sultra Mardin Ali Hilman mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK sungguh telah menyengsarakan Rakyat Indonesia.

Ia juga mengingatkan agar Rakyat Indonesia sadar dengan apa yang saat ini sedang terjadi, dimana Indonesia kaya akan potensi alamnya namun rakyatnya dipaksa untuk menderita.

“Bagaimana mungkin negara yang begitu kaya akan hasil alam, ribuan bahkan jutaan potensi di dalamnya, harus memaksa penghuninya menderita. Kita hidup di negara ini, hanya untuk dipaksa melunasi hutang negara,” jelasnya.

Aksi kali ini juga menuntut 6 hal terkait dengan kebijakan Jokowi-JK yang dianggap oleh KAMMI Sultra telah menyengsarakan Rakyat Indonesia.

Pertama ialah ialah meminta DPR-RI mengevaluasi kebijakan Jokowi-JK. Kedua, menolak kenaikan harga BBM Non-Subsidi (Pertamaks, Petalite, dll).

Ketiga, menolak dengan tegas PP Nomor 60 Tahun 2016 yang berisi daftar kenaikan biaya kepengurusan STNK dan BPKB. Keempat, menolak kenaikan biaya tarif listrik untuk 900 VA yang mencapai 242,5 persen karena akan menyengsarakan rakyat menengah ke bawah.

Kelima, mendesak pemerintah Jokowi mencabut PP No. 60 Tahun 2016 dan membatalkan kenaikan tarif listrik untuk rakyat kecil dengan pelanggan berdaya 900 VA. Keenam, menolak keberadaan Tenaga Kerja Asing di Indonesia lebih khusus Daerah Sultra.

Dari pantauan portalsultra.com, aksi yang dipusatkan di Perempatan Eks. MTQ ini  berlansung dengan damai dan tertib sampai dengan Korlap Aksi Yahya menutup kegiatan aksi.

Editor : Benny Syaputra Laponangi