HomeTeknoIni Dia Sosok Perempuan yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Ini Dia Sosok Perempuan yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Tekno

KENDARI, PORTALSULTRA.COM – Ada yang berbeda hari ini, Rabu (31/5/2017) dari mesin pencari Google. Tampak ada seorang perempuan yang sedang berdiri disamping bangunan dengan gaya arsitektur kelas wahid.

Ilustrasi perempaun tersebut tak lain ialah Zaha Hadid. Berikut sosok Zaha Hadid yang dikutip portalsultracom dari situs wikipedia.org.

Dame Zaha Mohammad Hadid, DBE atau dalam bahasa Arab adalah Zaha Hadid merupakan seorang arsitek Britania kelahiran Irak yang lahir pada 31 Oktober 1950.

Google sendiri memilih Zaha Hadid sebagai Google Doodle, lantaran ia adalah wanita pertama dan muslim pertama yang meraih Penghargaan Arsitektur Pritzker yang merupakan penghargaan paling fenomenal untuk seorang arsitek dan memenangkannya pada 2004.

Ia meraih Penghargaan Stirling pada 2010 dan 2011. Kemudian Pada 2012, ia diberi Dame Commander of the Order of the British Empire dan pada 2015 ia menjadi wanita pertama yang diberi penghargaan RIBA Gold Medal dalam haknya sendiri.

Pada 31 Maret 2016, Hadid meninggal karena serangan jantung di rumah sakit Miami, dimana ia dirawat akibat penyakit bronkitis.

Hadid lahir di Baghdad, Irak, dari sebuah keluarga Muslim kelas atas. Ayahnya, Muhammad al-Hajj Husayn Hadid, adalah seorang industrialis kaya dari Mosul, Irak.

Ayahnya bekerja sama mendirikan kelompok al-Ahali liberal kiri di Irak pada 1932, yang menjadi organisasi politik signifikan pada 1930an dan 1940an.

Ayahnya juga adalah salah satu pendiri Partai Demokratik Nasional di Irak. Dimana Ibunya, Wajiha al-Sabunji, adalah seorang artis dari Mosul. Pada 1960an, Hadid masuk sekolah asrama di Inggris dan Swiss.

Hadid belajar matematika di Universitas Amerika sebelum berpindah, pada 1972, ke London untuk belajar di Architectural Association School of Architecture.

Disana ia bertemu Rem Koolhaas, Elia Zenghelis dan Bernard Tschumi. Ia bekerja untuk mantan profesornya, Koolhaas dan Zenghelis, di Office for Metropolitan Architecture, di Rotterdam, Belanda, menjadi mitra pada 1977.

Ia lalu bertemu dengan Peter Rice, seorang teknisi yang memberikannya dukungan dan membantu pada waktu itu ketika pekerjaannya menghadapi kesulitan.

Beberapa hasil karya fenomenal Zaha Hadid yang masih bisa dilihat sampai saat ini ialah Riverside Museum di Skotlandia, Vitra Fire Station di Jerman, Ordrupgaard Extension di Kopenhagen, Phaeno Science Centre di Wolfsburg, Hungerburgbahn di Innsbruck, Dongdaemun Design Plaza di Seoul, Pierresvives di Montpellier, MAXXI National Museum di Roma, serta Heydar Aliyev Center di Azerbaijan.

Penulis: Benny Syaputra Laponangi

Sumber: Wikipedia