Kafilah Sultra Raih 4 Besar di STQH Nasional 2019

Sultra Raya293 views

Menag saat menyerahkan hadiah kepada pemenang 3 besar di Alun-alun Kapuas, Kota Pontianak, Kalbar. Foto: Kanwil Kemenag Sultra.

Kendari – Perhelatan Seleksi Tilawatil Quran dan Musabaqah Hadis (STQH) Nasional XXV 2019 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), telah usai. Event dua tahunan itu ditutup pada Jumat (5/7) malam oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

Kafilah STQH Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam perhelatan akbar STQH XXV di Pontianak kali ini mengukir prestasi dengan meraih posisi empat besar nasional.

Pada ajang itu, kafilah Sultra berhasil memboyong dua medali emas, satu perunggu, dan empat juara harapan. Sultra terlibat dalam tiga partai final, dan sukses mengamankan dua emas.

Penyumbang medali emas pertama adalah Asrar Abu Khair dari cabang lomba hafalan 10 juz. Hafiz berusia 13 tahun itu sukses mengumpulkan nilai 99.33. Dia mengalahkan wakil Riau di posisi kedua dan tuan rumah Kalbar diurutan ketiga.

Emas kedua disumbangkan Usy Pawennari. Hafizah asal Kolaka ini sukses menjadi yang terbaik di cabang lomba hafalan 20 juz. Sementara, Fachrurrrozy Zamzami sempat diunggulkan untuk menambah emas dihafalan 30 juz, akan tetapi hanya mampu berada di posisi tiga terbaik.

Kepala Biro Kesra Setprov Sultra, Beangga Harianto, mengaku puas dengan dua emas meski sempat sangat berharap semua partai final yang diikuti bisa meraih yang terbaik.

“Tiga orang yang masuk final, kita sangat berharap dan berdoa bisa dapat semua. Tapi tetap bersyukur ada dua berhasil raih emas, dari cabang 10 juz dan 20 juz,” kata mantan Karo Umum itu, yang dikutip dari situs resmi Kanwil Kemenag Sultra, Minggu (7/7/2019).

Dengan perolehan medali itu, Sultra sukses menempati urutan emat besar. Di atas Sultra ada DKI Jakarta sebagai juara umum, Banten, dan Sumatra Utara. Sultra menggungguli tuan rumah Kalimantan Barat yang duduk diposisi kelima.

Menurut Beangga, capaian itu luar biasa. Ada peningkatan dari prestasi di STQ ataupun MTQ sebelumnya. Selama ini, lanjut dia, Sultra hanya bisa memboyong satu emas di ajang STQ nasional.

“Kita puas, tapi tetap ingin yang lebih baik lagi di STQ berikutnya,” pungkasnya.

Gubernur Sultra Ali Mazi mengapresiasi capaian delegasi Sultra di ajang STQ Nasional tersebut. Dia berharap, ke depan bisa terus ditingkatkan lagi.

“Ini luar biasa. Pembinaan akan terus ditingkatkan. Capaian ini patut diapresiasi,” imbuhnya.

Atas raihan ini, perwakilan Kanwil Kemenag Sultra H. Muh. Kadir Asis Al Yafie Kepala Bidang Penais Zawa mengatakan bahwa, prestasi Sultra merupakan terbaik selama sejarah STQ maupun MTQ. Meski persiapan yang sangat minim akan tetapi kafilah asal Sultra bisa menorehkan prestasi yang membanggakan.

“Secara garis besar prestasi yang kita dapatkan dalam STQ nasional tahun 2019 ini merupakan prestasi terbaik. Dengan kesiapan waktu yang minim, namun kita berhasil masuk 4 besar dalam event tersebut. Semua ini terjadi karena kerja sama kita Kementerian Agama dan Pemprov, yang melibatkan seluruh unsur panitia, dan para pelatih-pelatih kita yang telah membimbing anak didik kita dalam event STQ,” tandasnya.

“Selanjutnya, perlu kita perbaiki tilawah anak-anak dari hafiz dan hafizah kita, sehingga diharapkan kedepan seluruh kategori dari hafiz dan hafizah bisa kita raih sebagai peringkat yang pertama. Semoga apa yang kita dapatkan hari ini, menjadi pemicu kita untuk mendapatkan prestasi terbaik lagi ditahun-tahun ke depan khususnya MTQ di tahun 2020 di Kota Sumatera Barat,” pungkasnya.

bni/bni

Komentar