oleh

Kegigihan Halim di Bidang Akademik Berbuah Manis, Kini Jadi Guru Besar UHO

Prof Halim bersama rekan-rekan dosen Fakultas Pertanian UHO. Foto: Istimewa

Kendari – Satu lagi dosen Universitas Halu Oleo (UHO) yang menyandang gelar guru besar, ia adalah Prof. Dr. Halim, S.P., M.P. Pengukuhan berlangsung dalam rapat senat terbuka di Auditorium Mokodompit UHO, Senin (19/8/2019).

Pada kesempatan itu, Halim menyampaikan pidato ilmiah yang berjudul: Strategi Perbaikan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung pada Lahan Marginal Melalui Aplikasi Pupuk Organik dari Biomassa Gulma dan Fungi Mikoriza Arbuskula Lokal.

Guru besar bidang ilmu Agroteknologi itu mengatakan, risetnya itu memanfaatkan mikoriza lokal yang sumbernya berasal dari perakaran gulma.

“Jadi tumbuhnya gulma-gulma yang subur di lapangan itu ternyata setelah dideteksi disana itu fungi mikoriza,” kata Halim ditemui usai pengukuhan.

Baca juga: Kiat Halim Sampai Jadi Guru Besar UHO: Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

“Fungi Mikoriza memberikan kontribusi positif terhadap penyerapan unsur hara, khususnya itu hara P (Fosfor). Jadi kalau ada misalnya unsur hara P yang dalam tanah terikat oleh Aluminium (Al) dengan adanya fungi Mikoriza ini maka dia akan lepas,” imbuhnya.

Halim yang merupakan Dosen Fakultas Pertanian itu mengungkapkan, bahwa dirinya sangat bahagia dan kegigihannya selama ini di bidang akademik berbuah manis dengan dikukuhkannya ia sebagai guru besar.

“Oleh karena itu harapan saya kedepan itu adalah bagaimana kemudian memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar untuk dapat dimanfaatkan secara optimal. Maka dengan demikian akan lebih maksimal lagi,” terangnya.

“Saya dengan keluarga bahagia sekali dengan adanya keberhasilan hari ini, karena luar biasa kita ini dari kampung kemudian meninggalkan kampung halaman, tapi dengan adanya perjuangan yang begitu gigih akhirnya kita bisa dapat gelar yang tertinggi di bidang akademik yaitu guru besar,” pungkasnya.

bni/bni

Komentar

Baca Berita