oleh

Kiat Halim Sampai Jadi Guru Besar UHO: Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Prof. Dr. Halim, S.P., M.P. Foto: Istimewa

Kendari – Halim resmi menyandang status sebagai guru besar Universitas Halu Oleo (UHO). Ia dikukuhkan pada rapat senat terbuka di Auditorium Mokodompit UHO, Senin (19/8/2019).

Ditemui usai pengukuhan sebagai guru besar bidang ilmu Agroteknologi, Halim membagikan kunci suksesnya. Bagi suami Mardiah itu, kiatnya ialah ikhtiar, doa, dan tawakal.

Hal ini pula yang ia sarankan kepada rekan-rekan dosen UHO khususnya di Pertanian, yang ingin atau dalam tahap menuju guru besar.

“Teman-teman yang mempunyai data penelitian kemudian sudah memenuhi syarat untuk mengusul saya kira tidak perlu ragu dan bimbang karena kita harus berusaha saja, berikhtiar, kemudian tawakal, Allah yang menentukan,” imbaunya.

Baca juga: Kegigihan Halim di Bidang Akademik Berbuah Manis, Kini Jadi Guru Besar UHO

“Jadi pada intinya itu adalah ikhtiar, berusaha. Usaha dan doa, insyaallah akan terjawab,” tutupnya.

Sebaga informasi, pengukuhan itu menjadikan Halim sebagai guru besar ke-79 di UHO. Sementara itu, beberapa penghargaan yang pernah diterimanya adalah sebagai berikut.

1. Philantrophy Research 3 dari Universitas Indonesia
2. Lulusan Pascasarjana Unpad dengan predikat pujian
3. Dosen berprestasi III pada Unit Kerja Fakultas Pertanian UHO
4. Satyalancana Karya Satya 10 Tahun
5. The Best Paper Award pada Kuala Lumpur Internasional Agriculture, Forestry and Plantation Conference

Riwayat Jabatan

1. Pelaksana Sekretaris Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian UHO (2011)
2. Kepala UPT Taman Ilmu-ilmu Hayati UHO (2012-2014)
3. Anggota Senat UHO (2012-2014)
4. Wakil Ketua Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (SP3T) Dinkes Provinsi Sultra (2012-2016)
5. Kepala Pusat Studi Penelitian Pertanian Lahan Kering dan Ketahanan Pangan LPPM UHO (2014-2017)
6. Koordinator Penjaminan Mutu Fakultas Pertanian UHO (2017-2018)

bni/bni

Komentar

Baca Berita