Kisruh Antara Gubernur VS Walikota “Memalukan”

Politik314 views
Gubernur Sultra, Nur Alam (kiri), Walikota Kendari, Asrun (kanan)

KENDARI, PORTALSULTRA.COM – Pernyataan dua tokoh Sultra yang memperbincangkan tentang pembangunan yang sudah mereka bangun selama ini dinilai sebagai tindakan yang memalukan. Hal ini disampaikan Pakar Komunikasi Sultra, Najib Husen saat dihubungi melalui via telepon, Jumat (24/2/2017).

Najib mengungkapkan, dalam konteks ini persoalannya adalah saling klaim mengklaim, siapa yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Sultra, khususnya di Kota Kendari.

“Disini tinggal kedewasaan kita saja, bagaimana bersama sama membangun kota ini tanpa mengklaim ini hasil karya saya dan ini hasil kerja anda,” ujarnya.

[irp posts=”2809″ name=”Asrun: Gubernur Yang Tidak Punya Inovasi Cenderung “Nimbrung” Pada Pemerintah Kabupaten/Kota”]

Dia menambahkan, bahwa apa yang tengah dibangga banggakan oleh kedua tokoh Sultra itu sama sekali tidak dibutuhkan oleh masyarakat. Mestinya, para elit jangan saling mempertontonkan sesuatu yang tidak layak untuk dipertontonkan.

“Harusnya kejadian ini tidak terjadi, apalagi Nur Alam diposisikan sebagai orang tua, walaupun dari segi umur dia lebih muda tetapi mestinya kejadian ini tidak harus terjadi,” ungkapnya.

[irp posts=”2859″ name=”Nur Alam Sebut ‘KAMPUNGAN’ Pada Bupati/Walikota yang Ingin Mengawasi Seorang Gubernur”]

Pernyataan yang mengundang kontradiktif tentang pembangunan di Kota Kendari apakah buah karya Nur Alam atau Asrun? dimulai pada 18 Februari lalu, saat Pemerintah Provinsi Sultra menggelar kegiatan ekspos 9 tahun kepemimpinan Nusa.

Dua hari pasca kegiatan tersebut, Asrun kemudian melakukan konfrensi pers dan mengklarifikasi pernyataan Nur Alam yang menyinggungnya saat kegiatan ekspos berlangsung. Selang dua hari setelah Asrun melaksanakan konfrensi pers, Nur Alam kembali menyindir pembangunan Asrun dalam rapat kordinasi BKD se-Sultra.

Editor     : Ajmain Yusdin

Komentar