Konfrensi Wilayah Nahdlatul Ulama Hasilkan Lima Hal Penting

Sultra Raya212 views
Berjejer dari kanan-kiri : Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh, Wakil Ketua PBNU Hanief Saha Ghafur, Sekda Provinsi Lukman Abunawas dan Ketua PWNU Sultra Prof Nasiruddin Suyuti.

KENDARI, PORTALSULTRA.COM – Sudah menjadi hal biasa dalam setiap organisasi melakukan penyegaran dengan memilih pemimpin baru. Hal ini pula yang dilakukan PWNU Sultra untuk melanjutkan tali estafet kepemimpinan Nahdlatul Ulama di bumi anoa ini.

Ketua PWNU Sultra, Prof Nasruddin Suyuti mengatakan dalam konfrensi wilayah NU akan menghasilkan lima hal yang sangat penting, yaitu laporan pertanggungjawaban PWNU Sultra periode 2011-2016, menetapkan program kerja 5 tahun yang mengacu pada program kerja PBNU, menetapkan hukum serta masalah keagamaan dan kemasyarakatan, dapat menetapkan rekomendasi dan organisasi termasuk memilih ketua PWNU 2017-2021.

“Selama lima tahun kami mengabdikan diri sebagai Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara, kami mohon maaf kepada sesepuh, kiyai jika masih belum sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ujarnya dalam acara Konfrensi Wilayah Nahdlatul Ulama Sultra di Hotel Plaza Kubra, Sabtu (18/3/2017).

Sementara itu, Wakil Ketua PBNU Hanief Saha Ghafur menuturkan, konfrensi wilayah adalah pengejewantahan dari muktamar. Menurutnya, ada tiga penjabaran dari muktamar yaitu, pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

“Ketiga poin ini harus bisa sampai ke bawah dan daerah harus mentargetkan mencapai tiga hal, membangun pendidikan paling tidak SD dan yang juga tak kalah penting harus memiliki rumah sakit dan menggerakkan ekonomi kerakyatan,” katanya.

Hanief menambahkan, Kegigihan NU dalam membangun ekonomi kerakyatan, juga bercermin pada prestasi Muhammad Yunus yang telah membangun Bank Gramin di Banglades sehingga mendapatkan dobel. Menurut dia, satu orang seperti Muhammad Yunus saja bisa membuat prestasi yang sangat mencengangkan, apa lagi NU yang memiliki anggota mestinya banyak mencetak prestasi.

Penulis     : Ajmain Yusdin

Komentar