HomeSultra RayaMetroKPP Pratama Kendari Ingatkan Pengusaha Tertib Bayar Pajak

KPP Pratama Kendari Ingatkan Pengusaha Tertib Bayar Pajak

Metro

Kepala KPP Pratama Kendari Joko Rahutomo/Tuthy.

Kendari – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kendari mengingatkan pengusaha agar tertib dalam membayar pajak. Pihaknya akan segera melakukan tagihan terkait tunggakan pajak yang belum terbayarkan.

“Saya melakukan pemanggilan kepada mereka yang masih memiliki tunggakan untuk datang ke kantor melunasi pajaknya. Sektor yang memiliki penunggakan itu rata-rata sektor pengusaha dan biasanya yang belum terbayarkan yakni pajak yang lama bukan pajak yang baru,” ungkap Kepala KPP Pratama Kendari Joko Rahutomo di kantornya, Jalan Sao-sao, Kamis (14/12/2017).

Tiap wajib pajak, kata Joko, tidak sama nilai tunggakannya dan yang dipanggil, yakni mereka yang memiliki tunggakan di atas Rp 100 juta. Olehnya itu, pihaknya mengingatkan pengusaha agar taat membayar pajak, sebab akan ada denda jika mengalami keterlambatan.

“Jadi, kalau yang tunggakan di bawah Rp 100 juta itu cukup kita surati. Wilayah kerja KPP Pratama Kendari meliputi Kabupaten Konawe dan Kota Kendari,” katanya.

“Pajak itu memiliki sangsi berupa denda dan bunga kalau pajak yang sudah menunggak. Namun, jika terlambat untuk kedua kalinya, maka akan dikenakan lagi bunga yang namanya bunga penagihan sebesar 2 persen, kalau misalnya terlambat satu tahun berarti 2 persen kali 12 bulan,” sambungnya.

Baca Juga:
1.  Pajak Pratama Kendari Tingkatkan Pelayanan dan Permudah Pengurusan NPWP
2.  Bayar Pajak Kendaraan Sekarang Bisa Lewat e-Banking

Untuk memaksimalkan penerimaan pajak, KPP Pratama Kendari menjalankan program yang hampir sama dengan kantor pajak lainnya. Dimana dilakukan pengawasan terhadap wajib pajak yang sudah ada dan melakukan eksetensifikasi terhadap wajib pajak yang belum terdaftar.

“Jadi ada dua program yang dilakukan yakni intesifikasi wajib pajak yang sudah ada dan melakukan pengawasan mana kala melakukan pembayaran kurang dari nominal yang ditentukan,” tambahnya.

“Kami surati dulu, jika mau membayar maka selesai permasalahan tetapi kalau tidak, maka akan dilakukan pemeriksaan. Kedua, kami memiliki tim yang bertugas melakukan intensifikasi yang bertugas untuk mencari wajib pajak yang belum melakukan pembayaran wajib pajak,” pungkasnya.

Reporter: Tuthy
Editor: Benny Laponangi