Latihan Posko I Korem 143/Ho Resmi Ditutup

Metro215 views

Kendari – Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Rafael Granada Bay atas nama Pangdam XIV/Hsn menutup secara resmi menutup Latihan Posko I Korem 143/Haluoleo tahun 2018 di Gedung Tamalaki Korem 143/Ho, Rabu (12/12/2018).

Kegiatan Latihan Posko I Tingkat Korem yang diselenggarakan Kodam XIV/Hsn ini merupakan latihan puncak yang digelar oleh Kodam XIV/Hsn pada akhir tahun 2018.

Dalam amanatnya yang dibacakan Danrindam XIV/Hsn, Pangdam XIV/Hsn mengapresiasi pelaksanaan latihan yang berjalan dengan baik.

“Para peserta latihan dimana selama tiga hari, berturut-turut para peserta latihan telah mengikuti Latihan Posko I dengan penuh semangat serta disiplin yang tinggi, sehingga seluruh rangkaian kegiatan latihan dapat diselesaikan dengan baik,” ungkapnya,

“Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, tentu berkat usaha dan kerja keras dari para peserta sekalian, walaupun hasilnya belum optimal karena saya yakin, masih ada Perwira yang belum memiliki pengalaman daIam hal pelaksanaan Latihan Posko I tingkat Korem”, lanjut Pangdam.

Pada bagian lainnya, Pangdam menegaskan dengan berakhirnya Latihan Posko I yang dilaksanakan satuan Korem 143/Ho para komandan dan staf jajaran Korem 143/Ho yang telah memiliki kemampuan maksimal dalam hal pengendalian suatu operasi dan mampu melaksanakan koordinasi dengan aparat pemerintah daerah atau instansi terkait untuk mengatasi berbagai permasalahan yang timbul di wilayah Korem 143/Ho.

“Dengan berbagai materi yang telah dikembangkan melalui Latihan Posko l, para peserta telah memahami dan mampu mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam menghadapi persoalan taktis di lapangan seperti tanggap darurat jika bencana alam terjadi,” ungkapnya.

Pangdam mengingatkan agar semua materi yang telah diperoleh melalui pelaksanaan latihan dapat diaplikasikan secara baik, khususnya dalam hal memberikan bantuan kepada pemerintah daerah pada saat menghadapi dinamika perkembangan situasi dan kondisi seperti halnya bencana alam yang sewaktu waktu dapat terjadi di wilayah Sultra.

“Latihan taktis tanpa pasukan dan satu pihak dikendalikan yang telah disimulasikan selama latihan, penting untuk diperhatikan mengingat potensi terjadinya bencana alam yang sewaktu waktu dapat terjadi karena datangnya bencana sulit untuk diprediksi kapan akan terjadi,” jelasnya.

Untuk itu, dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan tersebut, segenap prajurit Korem 143/Ho dituntut memiliki kemampuan yang memadai sehingga perlu latihan-Iatihan yang lebih realistis seperti Latihan Posko I yang telah dilaksanakan.

“Kita harus selalu menyadari, bahwa potensi bencana alam akan selalu ada dibelahan bumi manapun kita berada dan akan menjadi tantangan tersendiri bagi kita dalam menghadapinya, sehingga diperlukan profesionalitas dalam hal penanganannya,” tegasnya.

“Fenomena seperti itu, jika tidak ditanggapi secara cepat, tepat dan proporsional, maka pada gilirannya akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, sehingga mengharuskan kita untuk lebih memacu cara berpikir dan bertindak secara terintegrasi dalam mencermati persoalan yang terjadi,” tambahnya.

Diakhir sambutannya, Pangdam mengingatkan Jajarannya untuk selalu menjalin dan berkoordinasi dengan baik dengan instansi terkait khususnya dalam hal penanggulangan bencana alam di wilayah.

Hadir dalam penutupan latihan Posko I diantaranya Danrem 143/Ho Kolonel Arm Dedi Nurhadiman, SIP, Staf Ahli Pangdam Bidang OMSP Kolonel Inf Muhamad Ali, Staf Ahli Pangdam Bidang Sosial Budaya Kolonel Inf Syamsul, Kasrem 143/Ho Letkol Inf Arif Susanto, Para Dandim jajaran Korem 143/Ho, para Kasi dan Balakrem 143/Ho dan para Kadisjan jajaran Korem 143/Ho.

Penulis: Benny Laponangi
Sumber: Penrem143/Ho

Komentar