Memupuk Risau

oleh -36 views

Kehidupannya sudah mapan; harta, keluarga, reputasi dan semua keduniawian

Titelnya al-Amin, masyarakat jahiliyah pun meyakini itu

Tapi ia risau melihat khamar, zina, judi, paganisme, ketidak adilan dan semua kejahatan

Itulah pribadi yang diajarkan Rasulullah Muhammad -Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam-

Perjuangan berawal ketika risau mulai tumbuh. Musuh mulai datang. Aral melintang. Ombak dan karang menghadang

Hari ini, kadang risau itu mesti dicari. Hari Ahad, pergilah ke Panti. Risau melihat anak yatim tidak berselimut. Risau menyaksikan Sekolah Pendidikan Al-Qur’an terbengkalai

Pergi ke pedalaman, risau melihat Surau bersarang laba-laba. Risau melihat ummat tak mengenal Allah

Jangan pernah menikmati zona aman, karena iman diukur dengan merasa tidak nyaman ketika saudara seiman tidak senang dan tidak kenyang

Mudah-mudahan kerisauan itu yang akan menghantarkan ke pintu Jannatul-Firdaus

Pondok Qur’an Bustanul-Hikam di Perkampungan Talang Mamak masih perlu uluran tangan, BNI Syariah atas nama Yayasan Muara 0469-692180

Video: Perjalanan mengantarkan amanah bantuan untuk masyarakat Talang Mamak, Kab. Indragiri Hulu, Riau

16 Jumadil Ulaa 1440
22 Januari 2019