Parah! 80 km Wilayah Sultra Sudah Jadi Milik Provinsi Sulteng

Sultra Raya256 views

KENDARI, PORTALSULTRA.COM – Tidak jelasnya tapal batas antara Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Sulawesi Tengah (Sulteng) membuat 82 km wilayah Sultra diambil alih oleh Prov Sulteng.

Hal ini, diungkapkan Kepala BAPPEDA Prov Sultra Nasir Andi Baso saat membuka kegiatan FGD Forum Data dan Daerah Dalam Angka yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra disalah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (25/4/2017).

Menurut Andi, ketidakjelasan tapal batas dan data yang kurang akurat, wilayah Sultra jatuh ke pihak provinsi lain. Karena itu, Andi berharap dengan adanya inisiatif dari BPS untuk membentuk forum data dapat mewujudkan pelayanan data satu pintu.

“Jadi yang ada adalah kerugian bagi wilayah Sultra, sebab sebagian tanah Sultra justru jatuh ke pihak lain,”terangnya.

Sementara itu, anggota DPRD Sultra Syamsul Ibrahim yang ditemui di ruang kerjanya menyampaikan, pihaknya sangat menyesalkan tanah masyarakat sultra diambil oleh Prov Sulteng.

Syamsul menyampaikan, DPRD sudah pernah membuat inisiatif untuk menganggarkan terkait pengambil alihan wilayah Sultra yang sudah diambil oleh Prov Sulteng.

“DPRD Sultra pernah meminta kepada Pemprov untuk dianggarkan agar wilayah Sultra yang sudah lepas kembali diambil alih,”ujarnya.

Bahkan, penuturan Syamsul, antara Pemprov Sultra dan Sulteng pernah membuat janji untuk langsung bertemu di wilayah tersebut, akan tetapi, kata dia, yang terjadi Pemprov Sultra tidak ada yang hadir, sehingga terjadilah pengambil alihan wilayah Sultra.

Apalagi, sambung Syamsul, wilayah tersebut konon kabarnya merupakan wilayah pertambangan. Bila dikategorikan wilayah tersebut masuk kelas A atau wilayah pertambangan yang begitu besar.

“Pernah kedua pemrov mau bertemu di wilayah tersebut untuk langsung membahas posisi wilayah, hanya saja dari Sultra tidak ada yang hadir,”pungkasnya.

Penulis: Hermawan Lambotoe

Komentar