Pasca Jadi Gubernur, Nur Alam Titip Pesan Agar Pelanjutnya Tak Bongkar Pasang Pembangunan

Sultra Raya257 views

KENDARI, PORTALSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam, memberi sebuah isyarat penting bagi pelanjutnya, agar membangun secara berkelanjutan atau tidak membangun secara bongkar pasang. Seperti kala dirinya melanjutkan pembangunan yang pernah dirintis oleh La Ode Kaimoeddin di Pulau Bokori. Apalagi saling membantai antara pemimpin sebelumnya dan pemimpin selanjutnya. 

“Kita harus selalu menghargai jasa-jasa para pendahulu. Hasil yang sudah kita peroleh sekarang adalah akumulasi dari perjalanan panjang,” terang Nur Alam dihadapan tamu undangan ramah tamah Bank Sultra di Pulau Bokori, Sabtu (18/3/2017).

Nur Alam mengatakan bahwa, dengan membangun secara bongkar pasang, maka tidak akan mampu mengangkat martabat sebuah daerah.

“Kita tidak akan mempu membangun sebuah kekuatan, juga tidak akan mengangkat martabat kita. Kalau kerjaan kita hanya bongkar pasang dan bongkar pasang. Dengan melanjutkan dengan apa yang sudah digagas oleh pemimpin terdahulu maka kapasitasnya akan terus meningkat. Dan inilah salah satu contohnya, pulau bokori,” jelas Nur Alam.

Gubernur dua periode itu mencontohkan dari upaya dirinya untuk melanjutkan kiprah Gubernur Sultra sebelumnya di Pulau Bokori, yakni La Ode Kaimoeddin.

“Alhamarhum La Ode Kaimoeddin, senior kita berhasil merelokasi penduduk ke daratan. Nur Alam datang, 5 tahun setelah beliau wafat, atau setelah beliau berakhir. Mengembangkan ini menjadi lebih siap, dengan kondisi yang ada sekarang. Dan ini adalah satu rangkaian yang sudah dimulai dari proses yang diletakkan oleh Bapak Kaiomoeddin,” pungkasnya.

Penulis : Benny Syaputra Laponangi

Komentar