Pemira UHO, Alat Peraga Iyan-Hermawan Dirusak

oleh -1.341 views

Alat peraga kampanye Iyan Moge Saputra-Hermawan yang dirusak. Foto: Istimewa.

Kendari – Pemilihan Umum Raya (Pemira) Universitas Halu Oleo (UHO) bakal dilaksanakan pada 18 Desember 2019. Ada 10 calon yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemira UHO.

Calon nomor urut 1, Iyan-Hermawan (Beriman) mengaku jika alat peraga kampanye (APK) mereka yang terpasang di perempatan Fakultas Kedokteran, Farmasi, dan FMIPA dirusak oleh orang yang tidak dikenal.

Ketua Tim Pemenangan Beriman, Jafar Boy, menyesalkan adanya aksi perusakan APK tersebut. Ia mengatakan jika kejadian itu akan segera dilaporkan kepada pihak Panwas Pemira UHO.

“Sekitar pukul 18.30 Wita seorang tim dari Peternakan melaporkan kepada kita, ada pengrusakan baliho nomor urut 1 di perempatan F. Kedokteran, Farmasi, dan FMIPA. Setelah tim turun di TKP ternyata benar adanya, baliho yang baru saja di dirikan kemarin tepatnya hari Rabu (11/12) pukul 23.00 Wita, saat ini benar-benar di rusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutur Jafar Boy, Kamis (12/12/2019) malam.

“Baliho Iyan-Hermawan ini memang ada oknum-oknum yang sengaja merusak. Sampai sekarang kami belum pastikan siapa oknum-oknum tersebut. Ini satu baliho dari lima baliho yang didirikan,” ujarnya.

“Jadi untuk sampai saat ini kami belum laporkan ke Panwas, insyaallah besok kami akan laporkan ke Panwas. Tentunya kami sebagai tim meresa kecewa dan kami menilai bahwa, ada pihak-pihak yang bereaksi secara berlebihan atau khawatir, bahkan takut dengan pergerakan konsolidasi Iyan Moge Saputra dan Hermawan,” tuturnya.

Jafar Boy berharap agar seluruh calon di Pemira UHO dapat saling menjaga demi terciptanya pemira yang damai dan berintegritas.

“Harapan saya kepada seluruh calon kandidat BEM Universitas Halu Oleo, kita saling menjaga karena persaudaraan itu lebih penting karena kita bersaudara,” ujarnya.

“Kita bersaing secara sehat. Jangan lagi kita melakukan hal-hal seperti ini karena ini adalah hal yang memalukan bagi kita semua,” ucapnya.

Sementara itu, Iyan Moge Saputra berharap agar Pemira UHO dapat berjalan dengan lancar, aman, dan damai. Ia sendiri optimis dapat meraup suara maksimal pada Pemira nanti.

“Tentu kita sangat menyesalkan kejadian ini, karena bisa mencederai proses Pemilu Raya UHO,” kata Iyan.

“Saat ini kita terus konsolidasi dengan semua tim. Tim kami ada di tiap jurusan dan fakultas se-UHO,” ujarnnya.

bni/bni