Pengurus GARBI Sultra Resmi Dilantik

Sultra Raya775 views

Pelantikan Pengurus GARBI Sultra. Foto: dok. Usman/Panitia Deklarasi.

Kendari – Pengurus Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di Kendari Town Square (K-Toz), Selasa malam (2/4/2019).

Mereka yang dialantik ialah Ketua GARBI Sultra Tumarudin, Sekretaris Aswar Samaila, Bendahara Ike Muziarny, dan Ketua Bidang Perempuan Mulawati.

Baca juga: Perjalanan Gerakan Arah Baru Indonesia

Mengawali sambutannya, Ketua GARBI Sultra Tumarudin, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta deklarasi. Selanjutnya, ia menyampaikan permohonan maaf Penggagas GARBI, Fahri Hamzah, yang berhalangan hadir pada acara tersebut.

Peserta Deklarasi dan Pelantikan Pengurus GARBI Sultra.Foto: dok. Usman/Panitia Deklarasi.

Baca juga: GARBI Sultra Siap Deklarasi, Fahri Hamzah Dijadwalkan Hadir

“Saya mengucapkan selamat datang di deklarasi ini. Seyogyanya Bapak Fahri bersama kita pada malam hari ini. Beliau titip salam, semoga dikesempatan lain bisa membersamai kita semua,” ucap Tumarudin.

Kehadiran GARBI, kata Tumarudin, diharapakan dapat menjadi wadah bagi semua komponen bangsa dalam menyatukan ide-ide serta menjaga keberagaman Indonesia, yang terdiri atas berbagai suku bangsa, agama, dan etnis.

“GARBI akan menjadi ladang untuk mencetak pemimpin-pemimpin dunia. Kita berharap pemuda ini sudah saatnya mengisi ruang-ruang kosong kepemimpinan. Itu harapan kita,” lanjutnya.

Baca juga: GARBI Lahir karena Kecewa pada PKS?

Sementara itu, dihadapan ratusan peserta deklarasi yang memadati K-Toz, Pembina GARBI Sultra, Amirudin Rahim, menyatakan bahwa, GARBI sendiri didominasi oleh anak-anak muda yang mempunyai semangat untuk perubahan.

“GARBI itu cenderung bernuansa kepemudaan yang mempunyai semangat tinggi,” ujar Dosen UHO itu.

Baca juga: Sudah Deklarasi, Ormas GARBI akan Berubah Jadi Parpol?

Usai pelantikan Pengurus GARBI Sultra, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GARBI, Ahmad Zainuddin, mengungkapkan jika GARBI tidak lahir dari kekecewaan pada ormas atau parpol tertentu. Tetapi murni karena keinginan untuk berkontribusi nyata terhadap perubahan bangsa dan dunia.

“GARBI tidak lahir dari rasa kekecewaan. GARBI bukan pecahan ormas atau organisasi politik,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Demokrat Sultra Endang, Bupati Takalar Syamsari Kitta, Pengurus DPP GARBI Ahmad Zainuddin, Ketua DPW Wahdah Islamiyah Ikhwan Kapai, istri Anis Matta, Anaway Irianty Mansyur, dan beberapa ketua organisasi kepemudaan di Sultra.

Penulis: Benny Laponangi

Komentar