Sinergi OJK, BI, dan FKIJK Sultra dalam Menyongsong Bulan Inklusi Keuangan

oleh -74 views

Foto: Dok. Humas OJK Sultra.

Kendari – Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara (FKIJK Sultra) menyatakan kesiapan mereka dalam menyambut Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2019.

Hal ini terungkap pada acara coffee morning yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari pada Selasa (2/10) dengan tema “Menyongsong Bulan Inklusi Keuangan”.

Beras Merah Tani Butuni

Dalam kesempatan itu, Kepala OJK Sultra M. Fredly Nasution mengatakan, tema tersebut bertujuan untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan di Sultra.

“Bulan Oktober adalah bulan yang ditetapkan sebagai Bulan Inklusi Keuangan,” kata Fredly dalam keterangannya, yang ditulis Jumat (4/10/2019).

“Tahun ini BIK dapat diwujudkan melalui empat hal yaitu program khusus lembaga jasa keuangan seperti discount, cashback, dll, kemudian, penjualan produk/layanan jasa keuangan berinsentif, business matching, serta kampanye program inklusi keuangan secara masif,” lanjutya.

Kepala OJK Sultra M. Fredly Nasution (pertama dari kiri) pada acara coffee morning yang diselenggarakan OJK, BI, dan FKIJK Sultra. Foto: Dok. Humas OJK Sultra.

“Fokus target inklusi keuangan tahun ini yaitu pelajar, perempuan, dan UMKM.”

Pada kesempatan itu juga, menyepakati BIK 2019 mengambil slogan “Carnival of Emas Sulawesi Tenggara Inklusi Keuangan” atau disingkat Cetar-Ku.

“Emas merupakan salah satu tagline dalam RPJMD Provinsi Sulawesi Tenggara dengan kepanjangan Ekonomi Masyarakat Aman dan Sejahtera,” ungkapnya.

Foto: Dok. Humas OJK Sultra.

Cetar-Ku nantinya akan dilaksanakan dengan dua acara puncak. Pertama, pameran dagang (expo) dan seminar kewirausahaan se-Indonesia Timur yang berkolaborasi dengan Universitas Halu Oleo (UHO) pada 18—21 Oktober 2019 di Lapangan sepak bola dan Auditorium Mokodompit UHO. Kedua, Gowes Literasi dan Inklusi Keuangan (Go-Link) pada 27 Oktober 2019.

“Cetar-Ku akan diisi juga oleh berbagai kompetisi bergengsi seperti Duta Inklusi dan Literasi Keuangan Nusantara (Dilan) Awards kategori umum, jurnalis, entitas media, dan pemimpin daerah, lomba business plan dan produk tingkat perguruan tinggi dan SMA, lomba dan parade sepeda hias kategori umum dan pelajar, lomba mewarnai/menggambar tingkat TK dan SD,” bebernya.

“Selain itu, direncanakan akan ada kampung kuliner inklusi keuangan (Kampung Kuliner-Ku) selama seminggu dengan pembayaran non tunai yang akan dikelola langsung oleh UMKM-UMKM se-Sultra,” pungkasnya.

bni/rls