Tekan Harga, Nur Alam Ajak Ibu PKK Tanam Cabai di Pekarangan

Sultra Raya238 views
Pemberian secara simbolik alat tetas telur kepada pengurus PKK Kabupaten Wakatobi pada acara Pencanangan Garakan Nasional Tanam Cabai Tingkat Provinsi Sultra di Kelurahan Baruga, Kamis (2/3/2017).

KENDARI, PORTALSULTRA.COM – Meningkatnya harga cabai akhir akhir ini telah menjadi permasalahan nasional, salah satu yang menjadi fokus bagi pemerintah adalah harga cabai yang dapat berpotensi menyumbang inflasi. Berdasarkan hal tersebut, Menteri Pertanian mencanangkan program Gerakan Nasional Tanam Cabai sebanyak 50 juta pohon cabai dilahan pekarangan.

Gubernur Sultra Nur Alam mengatakan, pemanfatan lahan di pekarangan melalui program tanam pohon cabai ini diharapkan para ibu tidak lagi membeli cabai di pasar, sebab cabai sudah ada di pekarangan. Dengan begitu, maka suplay cabai yang selama ini melayani kebutuhan dalam skala besar dan skala rumah tangga itu bisa teratasi.

[irp posts=”1532″ name=”Amran Sulaiman, Sosok Anak Konsel Yang Mampu Hapus Impor Pangan Nasional”]

“Pada saatnya nanti program semacam ini dapat menstabilisasi harga cabai di pasaran,” tutur Nur Alam saat menghadiri acara Pencanangan Garakan Nasional Tanam Cabai Tingkat Provinsi Sultra di Kelurahan Baruga, Kamis (2/3/2017).

Nur Alam juga mengungkapkan, bibit pohon cabai telah disiapkan untuk masyarakat. Oleh karena itu, pengurus PKK se-Sultra dilibatkan agar nantinya program ini dapat terus digalakkan hingga ke daerah mereka masing masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra Amal Jaya mengungkapkan, gerakan penanaman cabai merupakan kegiatan optimalisasi pekarangan yang dilaksanakan melalui kawasan rumah pangan lestari.

Mantan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan ini mengatakan bahwa, ini adalah program pemberdayaan wanita untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan gizi keluarga dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman sesuai kebutuhan pangan keluarga.

“Program ini juga diarahkan untuk pemberdayaan kemampuan kelompok wanita, membudidayakan pola konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” imbuhnya.

Penulis : Ajmain Yusdin

Komentar