Terus Berkarya, Penemu Pakan Lobster Dunia Asal Sultra Patenkan 1 Penemuan Barunya Lagi

Sultra Raya419 views
Dr. Agus Kurnia

KENDARI, PORTALSULTRA.COM – Masih ingat penemu pakan lobster dunia asal Sultra? Kini Alumnus S3 Jepang Dr. Agus Kurnia sudah memiliki satu penemuan baru lagi. Saat ini penemuannya sudah mendapat pengakuan dan sudah terdaftar pada hak kekayaan intelektual Indonesia.

Penemuannya yang kedua ini terasa cukup unik. Pasalnya, bahan yang ia gunakan yakni berasal dari tanah Papua. Dengan memanfaatkan kulit buah merah Irian, Ketua Jurusan Budidaya Peraiaran Fakultas Perikanan UHO ini berhasil mematenkan penemuannya tentang pewarnaan ikan hias komet.

“Saat ini sudah ada dua penemuan yang sudah dipatenkan oleh lembaga hak kekayaan intelektual Indonesia. Yang baru-baru dipatenkan ini yakni pewarnaan ikan hias komet,”terangnya, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (1/3/2017).

Kata Agus, selama ini, buah merah Irian hanya dipakai untuk keperluan obat-obatan. Kandungan buah merah Irian yang kaya akan karoten mendorong putra kelahiran Buton mencoba melakukan penelitian untuk dipakai menjadi zat pewarna pada ikan hias.

Dengan penemuannya, ikan hias yang pada kondisi normal tidak bisa mempertahankan warnanya untuk selamanya, kini ikan hias sudah bisa mempertahankan warna untuk selama-lamanya.

“Jadi yang tidak dikasi zat pewarna melalui pakan maka ikan tersebut akan mengalami pemudaran warna. Akan tetapi dengan penemuan ini ikan hias apapun bisa mempertahankan warnanya,”ujarnya.

[irp posts=”474″ name=”Penemu Pertama Pakan Lobster di Dunia Ternyata Dari Sultra”]

Agus juga mengatakan, dalam ikan hias hal yang paling utama adalah pewarnaan. Untuk mempertahankan warna pada ikan hias tersebut buah merah Irian sangat kaya dengan karoten. Sehingga pakan yang sudah ada, tinggal dicampur dengan kulit buah merah Irian dan hasilnya akan membentuk dan mempertahankan warna pada kulit ikan hias.

“Pewarnaan ikan hias merupakan hal yang paling utama. Jadi, warna bisa dipertahankan, apabila di dalam pakannya harus ada zat karoten,”pungkasnya.

Penulis : Hermawan Lambotoe

Komentar