Umat Islam, Lanjutkan Perjuangan!

Opini261 views

Oleh: Yana Ummu Azzam (Praktisi Pendidikan)

Demokrasi adalah sistem hasil pikiran manusia yang merupakan turunan dari sistem kapitalis sekuler. Dimana hak asasi manusia dalam sistem kapitalis sangat mengagungkan empat kebebasan, yaitu kebebasan beraqidah, kebebasan berpendapat, kebebasan berekspresi, dan kebebasan kepemilikan. Uang atau modal memegang peran penting dalam sistem kapitalis ini. Siapa yang punya uang atau modal, maka dialah yang menang dalam percaturan pentas dunia. Tidak ada lawan atau kawan abadi di dalam sistem ini, yang ada hanyalah kepentingan abadi.

Sebagai contoh, pertemuan Bapak Prabowo Subianto dengan Bapak Joko Widodo di stasiun Moda Raya Terpadu (MTR) Jakarta, Sabtu, 13 Juli 2019, mengundang banyak kontroversi. Wakil Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Asep Sarifudin, menuding calon presiden 02 Prabowo Subianto berkhianat kepada para pendukungnya. (Telusur.co.id). Sementara Pendiri Kantor Hukum Hariz Azhar, tidak melihat rekonsiliasi konkret dalam pertemuan dua kontestan pemilihan presiden tersebut. (Tempo.com).

Buah dari sistem demokrasi adalah mencari sama-sama untung. Bagi-bagi kekuasaan, bagi-bagi proyek, jabatan, dan sumber daya alam. Umat Islam tidak boleh lagi berharap kepada partai. Umat Islam tidak boleh menjadi komoditas dan tidak boleh dimanfaatkan oleh orang-orang yang berkepentingan pribadi. Ummat Islam tidak boleh menjadi komoditas politik. Saat ini, ummat Islam hanya menjadi kuda tunggangan bagi pemburu kekuasaan. Mereka, para elite politik akan mencari bahkan membeli suara umat Islam demi kepentingan mereka. Tapi saat ini, umat Islam harus sadar, bahwa tidak ada dan tidak akan pernah ada partai politik yang dapat dipercaya.

Umat Islam harus terus melanjutkan perjuangannya. Tetap fokus tanpa melihat ke kanan dan ke kiri. Umat Islam harus punya peta dalam perjuangannya, sehingga tujuan perjuangannya menjadi jelas. Kebangkitan umat harus segera diraih dan umat terfahamkan bahwa bukan sistem kapitalis yang bisa membuat umat bangkit, bukan sistem kapitalis yang bisa membuat umat bahagia, bukan sistem kapitalis yang bisa memenuhi segala kebutuhan, akan tetapi sistem Islam, ideologi Islam yang terlahir dari aqidah Islam merupakan satu-satunya sistem yang sahih yang bisa membangkitkan umat, yang bisa membuat umat bahagia dan terpenuhinya kebutuhan hidup. Sistem tersebut adalah sistem Islam yang sesuai dengan manhaj kenabian.

Terfahamkannya umat kepada ideologi Islam, adalah buah dari perjuangan para pejuang Islam yang ikhlas, konsisten dan penuh kesabaran, serta dukungan dari tokoh umat yang selalu memahamkan umat akan keagungan ideologi Islam. Dari sini akan muncul kerinduan umat akan tegaknya sistem Islam. Akan tetapi, sistem Islam ini tidak akan dapat ditegakkan dengan sempurna tanpa ada aturan dan negara yang menaunginya.

Komentar