Gema Mathla’ul Anwar Mengutuk Keras Pelaku Penyerangan Menkopolhukam Wiranto

oleh -182 views

Ketua Gema Matla’ul Anwar Sulawesi Tenggara Abdul Ganiru. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Generasi Muda (Gema) Matla’ul Anwar mengutuk keras pelaku penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto pada Kamis (10/10) di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten.

Dalam keterangannya, Gema Matla’ul Anwar meminta pihak berwajib menindak dan mengusut pelaku beserta jaringan dibalik penyerangan.

“Jenderal H. Wiranto, S.H secara personal adalah orang tua dari keluarga besar Mathla’ul Anwar yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Penasehat PB Mathla’ul Anwar,” kata Ketua Umum DPW Gema Matla’ul Anwar Sulawesi Tenggara Abdul Ganiru, Sabtu (12/10/2019).

Gema Mathla’ul Anwar juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian yang mencoreng nama baik keluarga besar Mathla’ul Anwar, mengingat peristiwa tersebut terjadi setelah Wiranto menghadiri acara di Universitas Mathla’ul Anwar.

“DPP Gema Mathla’ul Anwar menegaskan bahwa pelaku kejahatan teroris yang melakukan penyerangan terhadap Menkopolhukam RI bukan warga Mathla’ul Anwar, serta tidak terkait dan tidak ada hubungan sama sekali dengan keluarga besar Mathla’ul Anwar,” tuturnya.

Selain itu, Gema Mathla’ul Anwar menyatakan bahwa, kejadian yang menimpa Wiranto sangat membuat mereka tersakiti sehingga tidak ada alasan apapun untuk mentolelir dan menganggap pembenaran terhadap pelaku penyerangan.

Selanjutnya, Gema Matla’ul Anwar mengucapkan terima kasih atas kunjungan Wiranto pada peresmian gedung baru Universitas Matla’ul Anwar, dan mendoakan untuk kesehatan Wiranto.

“DPP Gema Mathla’ul Anwar menyerukan kepada seluruh anggota untuk mengembangkan ajaran Islam yang ramah, toleran, dan konstruktif dalam kehidupan berbangsa bernegara dalam bingkai NKRI,” ucapnya.

bni/rls