Koordinasi Balitbangtan BPTP Sultra Ditengah Pandemi Covid-19

oleh -300 views

Kepala Balitbabgtan BPTP Sultra Muhammad Sidiq beserta jajaran saat silaturahmi dengan Gubernur Sultra Ali Mazi di Rumah Jabatan Gubernur Sultra. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Menteri Pertanian Dr Syahrul Yasin Limpo pada berbagai Kesempatan telah menegaskan kepada seluruh insan pertanian untuk tetap bekerja ditengah pandemi Covid-19, karena tugas menyediakan pangan bagi 267 juta jiwa bukanlah pekerjaan mudah. Diperlukan kerja sama yang solid baik secara internal maupun eksternal.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Balitbangtan BPTP Sulawesi Tenggara telah melakukan koordinasi dengan Gubernur Sultra H Ali Mazi SH, di rumah jabatan Gubernur Sultra, Selasa (2/6/2020).

Kepala BPTP Muhammad Sidiq STP MM menyampaikan maksud kedatangan tersebut, guna silaturahmi dalam suasana perayaan Idul Fitri 1441 H. Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula pesan yang terkandung dalam Surat Edaran Menteri Pertanian berkaitan antisipasi terjadinya krisis pangan. Pada surat tersebut, secara eksplisit tertuang pentingnya melakukan koordinasi dengan pemangku wilayah baik gubernur, maupun walikota/bupati berkaitan langkah-langkah percepatan guna meminimalkan terjadinya krisis pangan ditengah pandemi.

“Terdapat 4 butir arahan yaitu: (a). Melakukan monitoring kesiapan percepatan musim tanam kedua (MT.II) 2020, (b). Memantau dan memastikan kesiapan cadangan beras tingkat provinsi dan kabupaten/kota, (c). Memastikan petugas PPL mengkoordinasikan cadangan beras di tingkat desa dan masyarakat melalui fungsi Kostratani, dan (d). Mensosialisasikan gerakan diversifikasi pangan lokal dengan slogan ‘Indah, bahagia dengan Makanan Lokal,” kata Muhammad Sidiq.

Gubernur merespon positif pesan tersebut dan menegaskan untuk segera dikoordinasikan dengan instansi terkait dan dijadwalkan kegiatan yang liniear dengan arahan tersebut antara lain gerakan percepatan tanam melalui penanaman perdana musim tanam April-September 2020 pada sentra padi di Sulawesi Tenggara.

Dalam silaturahim tersebut, turut diserahkan cenderamata kepada gubernur, berupa hasil inovasi terbaru dari Balitbangtan Kementerian Pertanian dalam tanggap penanganan Covid-19, yaitu satu set produk herbal dari olahan minyak Eucalyptus.

“Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi terhadap terobosan insan Balitbangtan dalam menciptakan produk penangkal virus Corona dan berharap produk ini segera terdiseminasi ke masyarakat, termasuk di wilayah Sultra,” katanya.

Gubernur Sultra menyampaikan terobosan dalam mendukung program ketahanan pangan berupa program pengembangan kedelai seluas 1.000 ha dan mengharapkan pendampingan teknologi dari Balitbangtan.

“Pembangunan pertanian membutuhkan sinergitas dan kerjasama, tanpa adanya kerjasama sulit akan berkembang,” ujarnya.

bni/bni