oleh

Penguatan Kelembagaan Petani, dalam Mendukung Bio Industri Ternak dan Jagung

Cloud Hosting Indonesia

Foto: ist.

Konawe SelatanBPTP Balitbangtan Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan bimbingan teknis penguatan kelembagaan dalam pengelolaan model pertanian bioindustri berbasis sapi potong terintegrasi dengan tanaman jagung.

Baca juga: Sultra Pacu Luas Tambah Tanam Pajale

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pangan Jaya, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan diikuti oleh 30 orang, terdiri dari kepala desa pangan jaya, penyuluh, kelompok tani serta peneliti BPTP Balitbangtan Sultra, Rabu (20/3/2019).

Penanggung Jawab kegiatan Edi Tando, SP, M.P menyampaikan bahwa, kegiatan bimtek kelembagaan difokuskan untuk memperkuat kinerja kelompok tani agar lebih aktif dan mandiri dalam melaksanakan aktivitas usaha tani. Tujuannya untuk meningkatakan pengetahuan, keterampilan dan sikap kelompok tani dalam penguatan kelembagaan petani untuk pengelolaan kegiatan bio industri.

Baca juga: Generasi Milenial SMKN 1 Wawotobi, Belajar Teknologi Pertanian di BPTP Balitbangtan Sultra

Peneliti BPTP Balitbangtan Sultra Ir. Entis Sutisna, M.Si, menyampaikan bahwa, pengembangan kapasitas petani dan kelembagaan kelompok tani diperlukan dalam upaya meningkatkan daya saing dalam pengembangan sistem agribisnis. Kapasitas petani dapat meningkat sejalan dengan partisipasi dalam kelembagaan petani dan nantinya akan mendorong kelembagaan menjadi efektif.

Foto: ist.

“Kunci keberhasilan kelembagaan yaitu, adanya niat, kemauan, partisipasi/peran, serta kerjasama yg baik. Dalam kehidupan komunitas petani, posisi dan fungsi kelembagaan pertanian memiliki titik strategis dalam menggerakkan sistem usaha tani. Untuk itu, segala sumberdaya yang ada perlu ditingkatkan dalam pengelolaan kelembagaan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan bioindustri tidak terlepas dari peran kelembagaan kelompok tani,” kata Entis.

Sementara itu Kepala Desa Pangan Jaya Mustari, memberikan apresiasi yang tinggi serta ucapan terima kasih kepada Tim BPTP Balitbangtan Sultra, yang masih mempercayakan pelaksanaan bio industri integrasi ternak dan tanaman jagung di desanya. Ia berharap dengan adanya program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayahnya. (Adv)

Komentar

Baca Berita