Jelang HPS ke-39, Gelar Teknologi di Konawe Selatan Ramai Dikunjungi

oleh -86 views

Para pengunjung saat mengabadikan momen kebersamaan dengan foto bersama di lokasi gelar teknologi HPS ke-39 tahun 2019. Foto: Istimewa.

Kendari – Inovasi teknologi pertanian yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian) Kementerian Pertanian (Kementan) perlu di diseminasikan kepada para pemangku kepentingan (stakeholder) termasuk masyarakat agar dapat diadopsi untuk meningkatkan daya saing usaha pertanian.

Salah satu cara yang dilakukan Litbang Pertanian adalah melalui gelar teknologi pada Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 yang akan diselenggarakan di Desa Pudambu, Kecamatan Angata, Kabupaten  Konawe Selatan pada 2—5 November 2019.

Beras Merah Tani Butuni
Foto: Istimewa.

“Di sini pengunjung dapat melihat dari dekat inovasi yang dihasilkan dan pengembangannya yang sistematis dengan memberikan kesempatan pada stakeholder untuk dapat melihat teknologi yang digelarkan dan bertemu langsung dengan para peneliti/pengkaji yang terkait, sehingga terjadi komunikasi dan umpan balik untuk perbaikan dan pengembangan inovasi teknologi pertanian secara berkelanjutan,” ujar Kepala Balitbangtan BPTP Sultra Muhammad Sidiq, Rabu (30/10/2019).

Baca juga: Litbang Kementan Siap Sukseskan HPS ke-39

Foto: Istimewa.

Di lokasi HPS saat ini, kata Sidiq, antusias masyarakat sangat tinggi untuk datang menyaksikan berbagai gelar teknologi yang ditampilkan oleh Litbang Pertanian.

“Aktivitas kunjungan dari masyarakat maupun stakeholder setiap harinya kurang lebih 100 pengunjung,” katanya.

Baca juga: Gelar Teknologi HPS ke-39: Budidaya Tanaman Aneka Kacang di Antara Tanaman Kakao

Foto: Istimewa.

“Antusiasme yang tinggi ini diperoleh dari banyaknya teknologi yang dikemas menjadi miniature pecontohan teknologi pertanian yang belum ditemui di beberapa tempat terutama Sulawesi Tenggara, harapan nantinya dapat dikembangkan dan diimplementasikan di kalangan petani terutama petani kakao,” tuturnya.

Kandang kambing. Foto: Istimewa.

Baca juga: Integrasi Tanaman Kakao dan Ternak Menghiasi Gelar Teknologi HPS ke-39

Selain itu, banyaknya kunjungan ke lokasi HPS diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi Litbang Pertanian terhadap pengembangan pertanian berkelanjutan.

“Harapannya Balitbangtan melalui BPTP Sulawesi Tenggara dapat berkontribusi tinggi dalam pengembangan teknologi dan inovasi secara berkelanjutan,” ucapnya.

Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Foto: Istimewa.

Salah satu pengunjung dari Desa Aopa, Angata, Konawe Selatan, Artati Aris, mengatakan apa yang ia saksikan di gelar teknologi HPS sangat memberikan inpirasi untuk pemanfaatan lahan pekarangan.

“Harapannya selesai kegiatan ini kami mendapatkan bimbingan dalam melakukan penanaman berbagai macam tanaman,” kata Artati.

Baca juga: HPS ke-39, KRPL Jadikan Daya Tarik pada Gelar Teknologi

Foto: Istimewa.

Pada HPS nanti, Litbang Pertanian mendiseminasikan beberapa inovasi teknologi diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Teknologi sistem usaha tani kakao
2. Teknologi optimalisasi pemanfaatan lahan kakao
3. Teknologi sistem integrasi kakao dengan ternak kambing
4. Teknologi pembibitan kakao
5. Teknologi pengolahan kakao
6. Teknologi pemanfaatan lahan pekarangan
7. Teknologi pengelolaan sumber daya air tanaman kakao berbasis android

adv/bni